Demo image Demo image Demo image Demo image Demo image Demo image Demo image Demo image

Buffalo Home Theater

  • Minggu, 18 Maret 2012
  • Febri Rizki
  • ul 21, 2010 by Under Computer Stuff, Consumer Electronic, Tips & Trik - 1 Comment  
    Buffalo Home Theater ImagePada artikel sebelumnya, kami telah me-review 3 produk buffalo yaitu Buffalo Wireless N150 Router WCR-GN Technology, Buffalo Link Station Live dan Buffalo Link Theater LT-V100 Network HD Media Player. Sekarang kami akan mencoba membuat tutorial bagaimana membuat ketiga alat ini bekerja secara bersamaan dan membuat sebuah home theater di rumah anda.
    Persiapkan ketiga produk ini dan sipakan sebuah monitor atau televisi yang support dengan analog audio-video input. Lebih bagus lagi kalau anda menyiapkan sebuah monitor atau televisi yang support dengan HDMI input yang akan membuat kualitas dari video home theater lebih mantap (Tentunya, kualitas video file aslinya harus bagus karena tidak akan menghasilkan efek apa-apa jika anda menyipakan sebuah file video dengan kualitas rendah tetapi menginginkan kualitas video yang bagus dari HDMI).
    Persipakan juga sebuah notebook atau PC yang punya perangkat wireless sebagai media yang akan kita gunakan sebagai control utama dari semua perangkat. Notebook atau PC ini hanya diperlukan saat setting IP address, copy data pada buffalo link station hardisk drive dan beberapa setting wireless router.
    Buffalo Home Theater Image Buffalo Home Theater Image Buffalo Home Theater Image
    Pertama kali, yang harus anda lakukan adalah merencanakan range IP address yang akan digunakan. Tentukan juga subnet mask dri IP address yang anda gunakan karena akan mempermudah anda untuk mengkoneksikan ketiga peralatan ini. Oke, kita tentukan subnet mask dan IP address dari ketiga alat ini.
    • Subnet mask : 255.255.255.0
    • Range IP address : 192.168.11.xxx (xxx mencakup angka 1 sampai dengan 254)
    • IP address Buffalo Wireless N150 router : 192.168.11.1 (Default IP address dari Buffalo Wireless N150 router)
    • IP address Bufalo Link Station Live : 192.168.11.100 (Kita gunakan IP address 192.168.11.xxx, mengikuti range dari IP yang kita tetapkan)
    • IP address Buffalo Link Theater LT-V100 Network HD Media Player : 192.168.11.111 (Anda bisa menggunakan IP yang lain antara 1 s/d 254 asal belum terpakai alat yang lain)
    • Wireless PC/Notebook : 192.168.11.48 (Angka ini hanya selera kami saja, anda bisa menggunakan angka lain).
    Selanjutnya, atur IP address perangkat masing-masing sesuai dengan IP address yang kita tetapkan.
    Setting IP address dan subnet mask Buffalo Wireless N150 router dengan menggunakan web admin yang di sediakan. Jangan lupa juga untuk setting wireless sesuai dengan kondisi jaringan di tempat anda. Jika anda belum mengetahui bagaimana cara melakukannya, baca 7 langkah pertama Internet Connection Sharing pada Buffalo Wireless N150 Router WCR-GN Technology.
    Buffalo Home Theater Image
    Kemudian, setting IP  address dan subnet mask dari Bufalo Link Station Live dengan menggunakan software Buffalo NASNavigator. Gunakan sebuah kabel LAN untuk setting IP address pada Buffalo Link Station Live.
    Buffalo Home Theater Image
    Anda juga bisa menggunakan web admin untuk mengatur IP address dari Buffalo Link Station Live.
    Buffalo Home Theater Image
    Test semua koneksi dengan melakukan ping ke peralatan yang telah anda setting.
    Buffalo Home Theater Image
    Hubungkan perangkat Buffalo Link Theater LT-V100 dengan monitor atau televisi yang telah anda persiapkan. Anda punya dua pilihan apakah menggunakan HDMI atau video analog. Sesuaikan dengan kondisi monitor atau televisi yang anda gunakan.
    Kemudian, setting IP address dan subnet mask dari Buffalo Link Theater LT-V100 dengan menggunakan remote control yang disediakan. Pilih menu Setup, Network, Wired LAN Setup, FIX IP (Manual) dan tentukan IP address dengan menggunakan tombol anak panah ke bawah dan ke atas untuk merubah. Pilih OK dan pilih Confirm.
    Buffalo Home Theater Image
    Setelah semua IP address di tetapkan, hubungkan Wireless N150 router dengan menggunakan kabel LAN dan konektor RJ45. Hal yang sama harus anda lakukan pada Buffalo Link Theater LT-V100 Network HD Media Player. Gunakan port warna hitam pada wireless N150 router untuk menghubungkan keduanya.
    Buffalo Home Theater Image
    Ketiga perangkat sudah terhubung, sekarang yang perlu anda lakukan adalah mencoba mentransfer data dari PC atau Notebook ke Buffalo hard disk drive. Caranya, koneksikan wireless pada notebook atau PC ke Wireless N150 router. Jika ingin lebih stabil, setting manual IP address pada PC atau notebook dengan 192.168.11.48 dan subnet mask 255.255.255.0.
    Buffalo Home Theater Image
    Buffalo Home Theater Image
    Sekarang buka share file pada Buffalo Link Station Live dengan cara klik Start, Run kemudian ketikkan \\92.168.11.100 kemudian tekan enter. Buka folder share dan copy-kan file musik, movie atau image seperti biasa.
    Buffalo Home Theater Image
    Sekarang, coba cari file yang telah anda copy tadi dengan menggunakan menu pada layar menggunakan remote control. Buka menu All, Network Folder, WorkGroup, LS_CHL_V***, share dan file yang telah anda copy-kan tadi. Coba buka file yang telah anda copy dan mainkan dengan Buffalo Link Theater LT-V100 Network HD Media Player.
    Kesimpulan :
    Sebuah home theater telah tersaji di depan anda. Mungkin agak ribet, tetapi dengan ketiga perangkat ini anda tidak perlu lagi kesulitan untuk memainkan video, musik maupun melihat foto tanpa perlu menggunakan sebuah PC atau notebook. Jika ingin lebih simple, gunakan Buffalo Link Theater LT-V100 Network HD Media Player dengan sebuah flash disk atau media penyimpan data lain seperti Bufalo Link Station Live.
    Buffalo Home Theater Image
    Selamat mencoba dan jadikan buffalo sebagai home theater yang akan mengisi kebahagiaan di rumah anda bersama keluarga tercinta.

    0 komentar:

    Poskan Komentar